Chingu heran napa yah,bunuh diri kaeaknya jadi tren dikalangan orang-orang korea,,, bukan saja warga biasa tp jg artis-artis nyah :((*wah, bisa2 ntr artis yang cakep.na berkurang lg..UuuGhh:(*, end jika dipikir2,mereka it nggk hanya terkenal tp jg cantik2 end ganteng,kaya,(maw apa lagi sihh???)...eh tau2nya malah bunuh diri akibat depresi de el el,semoga aja tidak ada lagi artis2 korea yang bunuh diri ya’,soalnya nyawa itu berharga banget low,end masih banyak orang yang sayang ma perhatian ma kita, so jangan deh nyia-nyiain hidup lo,,ok^_^
1.Lee Eun Joo
Aktris dan penyanyi Korea ini ditemukan bunuh diri di apartemennya di Bundang, Korea Selatan pada 22 Februari 2005 silam. Yang lebih mengenaskan lagi, artis yang menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 24 tahun ini melakukan bunuh diri setelah beberapa hari dirinya lulus dari Universitas Dankook.
Lee meninggal dengan cara memotong tangannya dan gantung diri. Keluarga menyalahkan penyebab kematian artis cantik itu karena Lee Eun Joo sedang depresi dan mentalnya terganggu. Selama ini, artis itu juga mengalami imsomnia gara-gara melakukan adegan bugil di ‘The Scarlet Letter’.
Sebelum bunuh diri, Lee Eun Joo sempat menuliskan pesan untuk ibunya. Dia menuliskan pesan itu dengan darahnya sendiri. Ini pesan Lee Eun Joo untuk sang ibu. “Mama, saya minta maaf dan saya mencintai kamu. Saya ingin melakukan banyak hal. Meski saya hidup, tetapi saya tak merasa hidup. saya tak mau mengecewakan lagi. Menyenangkan memiliki uang. Saya ingin mempunyai uang banyak,” pesan Lee Eun Joo.
Jenazah Lee dikremasi dan disimpan di sebuah ruangan di Goyang. Ratusan artis dan aktor Korea mengantarkan artis ini ke tempat peristirahatan terakhirnya.
2.Jung Da Bin
Aktris dan penyanyi Jung Da Bin, juga mengakhiri hidupnya dengan tragis. Dia ditemukan bunuh diri di apartemen kekasihnya di Seoul. Jung Da Bin bunuh diri dengan cara gantung diri. Sang pacar menemukan artis ini di kamar mandi dengan handuk melilit di lehernya. Peristiwa itu terjadi pada 10 Februari 2007 silam.
Tak ada catatan yang ditinggalkan artis tersebut. Tetapi, menurut catatannya di blog pribadinya yang ditulis sebelum dia meninggal dunia, Jum Da Bin mengatakan dirinya sedang dilanda depresi. Dan inilah catatan terakhir Jung Da Bin.
“Semuanya sangat lengkap. Saya marah tanpa alasan, dan merasa saya akan menjadi gila. Ini sangat menyakitkan. Saya merasa sakit. Kepala saya sangat sakit dan membuat saya menangis. Saya seperti budak. Saya merasa seperti kehilangan diri saya, kehilangan identitas. Dan di saat yang sama saya mendapatkan teguran. Saya merasa tenang. Tuhan sangat mencintai saya. Tuhan telah membuat saya menjadi penting dan memberikan saya keberanian. Dia mengangkat saya dan berkata saya akan baik-baik saja. Dan saya baik-baik saja.”
3.UNee

Januari 2007, dunia panggung hiburan Korea kembali harus kehilangan artis kebanggaan mereka. U;Nee yang selama ini dikenal sebagai penyanyi dan aktris ditemukan gantung diri di rumahnya di Seo-Gu, Korea Selatan. Setelah kematian U;Nee, ibunda artis tersebut menggelar konperensi pers di rumah sakit.
Sang ibu mengkonfirmasi U;Nee menderita depresi. Gara-gara itu, U;Nee melarikan diri ke obat-obatan. Dia juga selama ini sangat menderita dengan popularitas yang diraihnya serta masalah pribadi lainnya yang menimpa kehidupan artis tersebut.
4.Choi Jin Sil
Aktris Choi Jin Shil yang berwajah sendu, ternyata harus menutup kisah hidupnya dengan kelabu. Ditemukan gantung diri di shower kamar mandinya Kamis 1 Oktober lalu oleh ibunya, kenyataan itu amat mengejutkan banyak pihak. Choi Jin Shil yang dikenal publik lewat perannya dalam Star in My Heart, di Indonesia pemirsa mengenalnya lewat Rosy Life, dan bagi pelanggan Indovision pasti pernah menyaksikannya dalam Bad Woman, Good Woman. Drama terbarunya, The Last Scandal of My Life.Ketika berita kematiannya menyebar, ratusan media langsung menyerbu kediamannya di Seocho. Pada waktu malam kematiannya, aktris yang bertahan selama dua dekade ini mengirim SMS kepada beberapa teman dekatnya, termasuk penata riasnya pada pukul 00.45 dini hari. Ia berpesan “Temanku, maafkan saya. Kalau ada sesuatu yang terjadi padaku, tolong jaga anak-anakku.
Kabarnya pada malam kejadian itu ia pulang dalam keadaan mabuk. Ia menangis dan mengeluh pada ibunya “Saya sangat kecewa pada semua orang di dunia. Hutang Ahn Jae Hwan (suami teman akrabnya) tak ada hubungannya denganku. Mengapa mereka menuduhku seperti itu”. Sebelumnya diisukan Ahn Jae Hwan juga bunuh diri karena berhutang pada Jin Shil Rp 25 miliar, meski akhirnya polisi akhirnya menemukan penyebar isu tersebut.
Hidup Jin Shil memang penuh tragedi. Berasal dari keluarga miskin dan melalui masa kecil yang sulit. Meniti karir menjadi artis dan model sukses. Ironisnya hidupnya juga dramatis seperti serial yang dibintanginya. Mulai dari tahun 1994, di mana manajernya dibunuh oleh road managernya, hingga ia harus ke luar masuk pengadilan untuk memberi kesaksian.
Kemudian kandasnya perkawinannya adengan atlet baseball Jo Sung Min tahun 2004, Jin Shil harus membayar ganti rugi Rp 1,8 miliar untuk mendapatkan hak asuh kedua anaknya (masing-masing berusia 5 dan 7 tahun), meski dia sendiri tidakmendapatkan uang tunjangan sepeser pun. Dan terakhir adalah isu penyebab kematian Ahn Jae Hwan.
5.Kim Ji Hoo

Model Kim Ji Hoo ditemukan tewas bunuh diri pada 7 Oktober 2008 lalu. Penyebab kematian model itu disebut-sebut karena merasa hidupnya sepi. Dia merasa kesepian dalam menjalani hari-harinya. Hal itu diketahui dari catatan yang ditemukan saat pria itu melakukan bunuh diri. Tetapi, ada juga yang bilang dia mengakhiri hidupnya dengan tragis karena ramainya gosip yang menyebutkan dirinya adalah seorang pecinta sesama jenis alias gay. Kematian aktor ini memang sangat tragis.
Sebelum menutup mata untuk selamanya itu, Kim Ji Hoo juga sempat menulis di website pribadinya tentang kesepian yang dia rasakan tersebut. Dia menuliskan ‘Hidup bagaikan angin. Apakah yang harus dilakukan untuk mengakhiri penderitaan ini? Kebahagiaan, memisahkan kesedihan, semuanya itu hanya sesaat.
6.Woo Seung Yoon
Berita kematian artis Woo Seung Yoon sangat mengejutkan. Woo Seung Yoon tewas bunuh diri di saat fenomena bunuh diri sedang dibicarakan di Korea. Artis yang menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 24 tahun itu tewas bunuh diri. Dia ditemukan pada pagi hari di rumahnya dengan kondisi yang mengenaskan. Dia gantung diri di atas lemari rumahnya pada 27 April 2009. Penyebab bunuh diri artis cantik ini dipastikan karena aktris dan penyanyi tersebut menderita depresi yang berkepanjangan.Salah satu anggota keluarga mengatakan Woo Seung Yoon baru saja selesai menjalani perawatan di rumah sakit karena depresinya tersebut. Tetapi, dia tak sanggup menghadapi kesedihan dan membuat keputusan yang sangat ekstrem.Ya ampu onnie,kau cantik banget…
7.Jang Ja Yeon

Kematian Jang Ja Yeon sangat menyita perhatian publik Korea Selatan. Maklum saja, artis cantik ini adalah pendatang baru di dunia panggung hiburan negeri Ginseng tersebut. Jang Ja Yeon ditemukan tewas bunuh diri di rumahnya. Tewasnya Jang Ja Yeon itu menjadi pembicaraan bukan karena kematiannya saja yang sangat mengenaskan. Dia juga membawa beberapa nama orang penting dalam bisnis hiburan negara tersebut yang bertanggung jawab atas keputusannya mengakhiri hidupnya dengan jalan bunuh diri.
Jang Ja Yeon menulis alasannya bunuh diri karena adanya eksploitasi dan juga pelecehan seksual yang dialaminya selama berkarir di dunia hiburan negara tersebut.
Dalam tujuh catatan yang dibuat artis yang bermain di serial ‘Boys Before Flowers’ sebelum dia menghembuskan napas terakhirnya, menceritakan betapa kejamnya dunia hiburan tanah air. Dia diduga dipaksa menjadi budak seks untuk orang-orang kaya di sana demi memuluskan karirnya sebagai artis.
Jang Ja Yeon dikenal setelah kemunculannya sebagai bintang iklan televisi. Pada saat artis cantik itu meninggal dia sebenarnya sedang menunggu rilis dua filmnya. Hampir tujuh juta fans yang membuka websitenya setelah dua hari artis cantik itu meninggal pada 7 Maret 2009 lalu.
8.Choi Jin-young

Hanya satu setengah tahun setelah kakaknya (Choi Jin-sil) bunuh diri, sekarang aktor sekaligus penyanyi Choi Jin-young telah ditemukan tewas setelah mengakhiri hidupnya sendiri pada pagi hari, 29 Maret 2010.
Jenazah Choi Jin-young saat ini berada di pemakaman Kangnam aula dari rumah sakit di Seoul. Seorang perwakilan dari sisinya mengatakan pada sore hari, “Kami merasa sedih mendengar kabar dari keluarganya. Kami mendengar bahwa ia telah meninggal, tapi kami tidak diberitahu rinciannya. Kita terserang kesedihan”.
Sebelumnya, kematian aktris Choi Jin-shil sangat mengguncang industri hiburan ketika dia melakukan bunuh diri setelah memerangi depresinya pada Oktober 2008. Mentalnya itu diperburuk dengan pelecehan yang dilakukan secara konstan oleh seorang Netizen yang menuduh Choi memberikan kontribusi kepada temannya yang bunuh diri (aktor Ahn Jae-hwan), hanya satu bulan sebelumnya. Dua kematian mereka (Choi Jin-shil * Ahn Jae-hwan) adalah yang pertama dalam serangkaian bunuh diri yang diikuti selebriti lainnya (banyak dari selebriti itu dikatakan bunuh diri karena memerangi depresi juga).
Setelah kematiannya (Choi Jin-shil), terjadi perebutan hak asuh anak antara keluarga (Jin-young dan ibu mereka) dan mantan suaminya yang seorang mantan pemain bisbol (dikenal sebagai ayah dan suami yang kasar) Jo Sung-min, yang akhirnya melepaskan klaim setelah publik secara besar-besaran mengekspos kejelekannya. Akhirnya kedua anak Choi Jin-shil dibesarkan oleh Jin-young dan nenek mereka, dan Jin-young telah mengambil peran sebagai ayah yang baik bagi keponakannya itu.
Dia (Choi Jin-young) bahkan berencana untuk kembali akting - ia mengumumkan rencananya untuk kembali ke televisi awal bulan ini. Dia telah mengumumkan, “Aku harus mencari nafkah dan mulai berakting lagi demi keponakanku. Aku harus menunjukkan kepada mereka secara pribadi jenis pekerjaan apa yang paman mereka lakukan”.
Choi Jin-young memang dikabarkan mengalami depresi berat dan tenggelam dalam kesedihan yang berkepanjangan setelah kematian kakaknya (Choi Jin-shil). Hal ini diyakini dengan ditemukannya jasad dirinya yang menggantung ; ibunya menemukan tubuhnya dalam keadaan tergantung dan langsung memanggil polisi pada Senin sore.
9. Park Yong Ha
Kematian aktor Korea, Park Yong Ha karena melakukan bunuh diri menimbulkan sejumlah pertanyaan. Apa yang membuat aktor top Korea itu mengakhiri hidupnya secara mengenaskan? Kematian Park Yong Ha membuat sejumlah rekannya sesama artis sangat sedih dengan keputusan pria tersebut. Banyak pertanyaan dari aktor dan juga kenalan yang mempertanyakan alasan dibalik bunuh diri bintang ‘Winter Sonata’ tersebut. Pasalnya, para teman-temannya itu melihat sebelum menghembuskan nafas terakhir tak ada keganjilan atau keanehan yang diperlihatkan Park Yong Ha. Tetapi, setelah diselidiki lebih lanjut, kabarnya Park Yong Ha putus asa menghadapi penyakit kanker perut yang diderita sang ayah. Ayahnya sudah cukup lama menderita penyakit serius tersebut. Park Yong Ha sangat menyayangi ayahnya dan dia merasa bersalah atas penyakit yang diderita ayahnya tersebut. Dia sangat peduli dan selalu mengkhawatirkan ayahnya. “Setelah ayahnya dinyatakan sakit kanker, Park Yong Ha merawat ayahnya. Dia selalu mengkhawatirkan ayahnya” kata salah satu teman Park Yong Ha s. Demi sang ayah, aktor yang juga penyanyi ini rela istirahat sementara dari karirnya yang sedang cemerlang di dunia keartisan Korea. Dia memilih untuk tinggal di rumah dan merawat ayahnya yang sedang sakit.”Dia lebih fokus merawat ayahnya,” ucap temannya lagi. Keluarga besar Park Yong Ha memutuskan untuk tidak melakukan otopsi pada jenazah aktor tersebut. Mereka ingin segera memakamkan jasad Park Yong Ha. Pemakaman Park Yong Hadilakukan secara Budha pada tanggal 2 Juli.Dari 2005-2010 ada 1 sampai 2 artis korea yag bunuh diri kecuali di tahun 2006. Rata2 penyebabnya adalah depresi, dan jalan yang ditempuh adalah gantung diri.
Disebuah situs saya baca kalau di Korea ada 36 orang bunuh diri setiap harinya yang diduga penyebab utamanya adalah depresi. Sebelum Jang Ja-yeon dan Eun-joo ada lagi nama Choi Jin Shil, Da Bin, Lee Hye Ryeon, Lee Eun Joo, Choi Jin Shil.
“Halah, habis sudah.” Gumam hati saya begitu mengingat deretan nama-nama artis yang bunuh diri tersebut. Tetapi menariknya, dunia hiburan Korea tetap tumbuh. Mungkin mereka menganut pepatah, mati satu tumbuh seribu.
Itu baru bunuh diri dikalangan artis. Di kalangan rakyat biasa, bunuh diri juga sesuatu yang jamak. Tetapi karena mereka hanya rakyat biasa dan tidak cukup punya nilai berita maka bunuh diri seorang buruh miskin atau pemuda patah hati atau anak yang gagal masuk universitas tidak begitu jadi sorotan. Beberapa hari yang lalu seorang teman bercerita kalau ada anak sekolah dasar yang bunuh diri karena perolehan nilainya yang jelek. Seorang mahasiswa yang baru pulang mengikuti wajib militer beberapa waktu lalu juga bercerita ada kawannya yang bunuh diri selama wajib militer tersebut.
“Kenapa mereka bunuh diri?” Tanya saya.
“Pertama karena di hina oleh senior. Dan yang terakhir karena diputusin pacar.” Ujarnya. Menurutnya, selama menjalankan wajib militer, para pemuda Korea mengalami kesulitan bertemu dengan pacarnya. Dan itu lamanya dua tahun. Perempuan yang ditinggal mungkin tidak sabar dan memilih laki-laki lain. Dan ini bagi mereka suatu penghinaan.
Di Korea bunuh diri merupakan penyebab kematian nomor empat, ini jauh lebih tinggi di banding Amerika yang menempatkan bunuh diri sebagai penyebab kematian nomor delapan. Sampai tahun 2000 ada sekitar 6000 orang rakyat korea yang meninggal karena bunuh diri dan pada tahun 2007 jumlah tersebut menjadi 12000 orang. Dan menariknya yang banyak bunuh diri itu adalah orang-orang muda. Mungkin karena itu juga makanya jumlah orang tua terlihat banyak di sini. Di sekitar apartemen saya, kebanyakan teman saya adalah orang-orang tua. Orang mudanya entah kemana. Saya tidak ingin mengatakan mereka mungkin pada mati bunuh diri. Mungkin saja mereka ke kota bekerja atau sekolah atau masuk wajib militer. Tetapi begitulah, jumlah orang tua memang lebih banyak. Negara yang semakin makmur juga memberikan peluang hidup yang semakin baik. Tetapi kalau banyak orang muda memilih bunuh diri, itu adalah masalah sosial yang lain lagi. Bukan karena kekurangan makanan atau karena penyakit. Dan jelas hal ini akan menjadi sebuah persoalan juga akhirnya bagi Negara.
Saya berpikir, pilihan bunuh diri itu apakah karena mereka tidak dibekali pengetahuan tentang kehidupan setelah mati ya? Pengetahuan tentang itu kan adanya dalam agama, sementara agama bukan sesuatu yang penting bagi masyarakat sini. Di sekolah mereka juga tidak belajar agama. Mereka diajarkan tentang moral, baik dan buruk bukan tentang kehidupan lain setelah dunia. Mereka tidak tahu tentang sorga dan neraka.
Tapi belakangan ini pemerintah Korea membuka kantor untuk konsultasi bagi para pengidap depresi atau masyarakat yang mengalami konflik kejiwaan. Namanya Seng Myong- ei Jon Hoa. Kantor ini di buka selama 24 jam dan masyarakat bisa berkonsultasi kapan saja. Semoga saja cara ini dapat mengurangi angka mati karena bunuh diri di Korea. Ya, semoga…






Tidak ada komentar:
Posting Komentar